Membedakan Big Data dan Data Science

Karena semakin banyak bisnis mulai menggunakan data untuk membuat keputusan berdasarkan data, beberapa kesalahpahaman tentang perbedaan antara big data dan data science pun mulai bermunculan.

big data adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan kumpulan data yang terlalu luas atau terlalu rumit untuk teknologi pemrosesan data biasa sehingga tidak dapat dievaluasi menggunakan metode statistik tradisional.

Data science adalah aplikasi statistik, matematika, pemrograman, pemecahan masalah, dan pemrosesan data baru untuk menemukan pola dalam data dengan membersihkan, menyiapkan, dan menyelaraskannya.

Bisnis yang memahami perbedaan antara big data dan data science dapat mengelola waktu dan sumber daya mereka dengan lebih baik, memungkinkan para pemimpin membuat keputusan jangka panjang yang lebih tepat.

Big data menangani data besar, data science menganalisis data

Saat ini, sejumlah besar data memang telah dikumpulkan. Menurut International Data Corporation, pada tahun 2020, setiap orang di planet ini akan menghasilkan rata-rata 1,7 MB data setiap detik.

Big Data bekerja dengan sejumlah besar data yang dibedakan berdasarkan kecepatan, keragaman, dan volumenya. Meskipun demikian, mengekstraksi pengetahuan yang berguna dari Big Data membutuhkan data science

data science adalah studi dan penerapan sejumlah besar data untuk membangun model analitis prediktif. sementara big data menganalisis sejumlah besar data dan menghasilkan wawasan, sedangkan data science mengidentifikasi pola dalam data dan membuat penilaian.

Big Data menggunakan pemrosesan analitik untuk menganalisis data, mengekstrak informasi, dan menafsirkan penemuan, yang membantu dalam menghasilkan wawasan.

Implementasi dari big data sangat penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisasi mana pun. Ini dapat digunakan untuk meramalkan item atau layanan mana yang akan populer di pasar, untuk mengurangi risiko operasional, dan bahkan untuk memengaruhi perilaku pembelian klien.

Perusahaan membutuhkan data science untuk memahami pola dalam data untuk membuat keputusan berdasarkan data untuk menerima informasi yang benar dari Big Data.

Sementara data science memang bekerja dengan car memperoleh, memproses, menganalisis, dan memanfaatkan data untuk berbagai alasan komersial.

Big data lebih berhubungan dengan teknologi, data science berfokus pada strategi

Menerapkan Big Data menggunakan metode analisis data tradisional mungkin tidak mungkin. Model, teknik, perangkat lunak, dan sistem khusus diperlukan untuk mengekstrak wawasan dan informasi sesuai kebutuhan perusahaan.

Sementara itu, Data Science adalah metode ilmiah yang menggunakan ide matematika dan statistik dalam perangkat lunak komputer untuk memproses data dalam jumlah besar dengan menggunakan teknik pembersihan data dan penambangan data untuk menyiapkan dan menyelaraskan sejumlah besar data untuk analisis cerdas guna mengekstrak wawasan dan informasi.

Big Data lebih mementingkan teknologi, alat analitik, dan perangkat lunak, sedangkan Data Science lebih mementingkan proses pengambilan keputusan bisnis.

Big Data dan data science terkait erat. Memahami perbedaan utama antara keduanya dapat membantu bisnis Anda memanfaatkan data dan informasi dengan lebih baik.

Big Data dan data science dapat membantu bisnis mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang apa yang diinginkan pelanggan mereka. Terlepas dari sektor bisnis anda, Integrasi Big Data dapat membantu dalam memahami semua data.

Saat ini, hampir setiap sektor menuntut penggunaan big data dan disisi lain pendidikan data science menjadi semakin menguntungkan. Seiring bertambahnya ukuran bisnis, mereka membutuhkan analitik Big Data yang lebih tepat untuk bersaing di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.